-->

Halo !!! Saya Kang Ismet, ini adalah blog tentang AMP HTML dan cara penerapannya

Gangguan kesehatan karena penggunaan formalin


Sebenarnya apa bahaya formalin? Formalin tidak hanya berbahaya jika dikonsumsi, melainkan juga dengan melakukan kontak terhadap nya.umumnya formalin masuk ke dalam tubuh manusia melalui dua jalan,yakni melalui mulut dan saluran pernapasan.gangguan kesehatan yang terjadi akibat kontak dengan formalin sangat tergantung pada cara masuk zat ini ke dalam tubuh.kita bisa saja menghirup uap formalin dari lingkungan sekitar.misalnya polusi yang dihasilkan oleh asap knalpot dan pabrik,mengandung formalin yang mau tidak mau kita hirup,kemudian masuk ke dalam tubuh.kemudian asap rokok ataupun air hujan yang jatuh ke bumi pum sebetulnya juga mengandung formalin. Kontak dengan formalin bisa mengakibatkan luka bakar jika mengenai kulit, iritasi pada saluran pernafasan bila menghirup uapnya dalam konsentrasi yang tinggi,maupun reaksi alergi dan bahaya kanker pada manusia. Jika kandungan formalin dalam tubuh tinggi maka akan bereaksi secara kimia dengan hampir semua zat di dalam sel sehingga menekan fungsi sel dan menyebabkan kematian sel yang berujung pada kerusakan organ tubuh.
Sangat kita pahami bahwa formalin sangat berbahaya jika digunakan tidak sewajarnya mengigat formalin merupakan zat yang bersifat karsinogenik atau bisa menyebabkan kanker.beberapa penelitian terhadap tikus dan anjing menunjukan bahwa pemberian formalin dalam dosis tertentu pada jangka panjang bisa mengakibatkan kanker saluran cerna seperti adenocarcinoma pylorus, preneoplastic hyperplasia pylorus dan adenocarcinoma duodenum. Penelitian lainnya menyebutkan peningkatan risiko kanker faring (tenggorokan), sinus dan cavum nasal (hidung) pada pekerja tekstil akibat paparan formalin melalui hirupan
Dalam jumlah sedikit, formalin akan larut dalam air,serta akan dibuang ke luar bersama cairan tubuh. Dengan demikian, keberadaan formalin dalam darah sulit di deteksi.kekebalan tubuh sangat berperan pada berdampak tidaknya formalin di dalam tubuh. Jika kekebalan tubuh atau mekanisme pertahanan tubuh rendah,sangat mungkin formalin berkadar rendah sekali pun bisa berdampak buruk terhadap kesehatan. Anak-anak,khusus nya bayi dan balita.adalah salah satu kelompok usia yang rentan mengalami gangguan ini. Secara mekanik integritas mukosa(permukaan) usus dan peristaltik (gerakan usus) merupakan pelindung masuknya zat asing ke dalam tubuh.secara kimiawi asam lambung dan enzim pencernaan  menyebabkan denaturasi zat berbahaya tersebut. Secara imunologik pada mukosa dan limfosit pada lamina propia dapat menangkal zat asing masuk ke dalam tubuh, namun demikian,pada usia anak,usus imatur (belum sempurna) atau sistem pertahanan tubuh tersebut masih lemah dan gagal berfungsi sehingga memudahkan bahan berbahaya masuk kedalam tubuh dan sulit dikeluarkan.hal ini juga akan lebih menggangu pada penderita gangguan saluran cerna yang kronis seperti pada penderita gangguan saluran cerna yang kronis seperti pada penderita autisme,penderita alergi dan sebagainya

Contact Form

Name

Email *

Message *