-->

Halo !!! Saya Kang Ismet, ini adalah blog tentang AMP HTML dan cara penerapannya

Jenis-jenis antioksidan yang di izinkan


Menurut peraturan menteri kesehatan RI no.722/menkes/per/IX/88,antioksidan yang diizinkan adalah:
1.Asam askorbat (serta garam kalium,garam kalsium,dan garam natrium)
-Daging olahan,daging awetan,maksimum penggunaan 500mg/kg,tunggal atau campuran dengan asam eritrobat dan garamnya
-ikan beku,maksimum penggunaan 400mg/kg
-buah kalengan,maksimum penggunaan 700mg/kg
-pekatan sari buah anggur,maksimum penggunaan 400mg/kg
-jam dan jeli, marmalad,maksimum penggunaan 500mg/kg
-saus apel kalengan,maksimum penggunaan 150mg/kg tunggal atau campuran dengan asam eritrobat
-buah zaitun,maksimum penggunaan 200mg/kg
-pangan pelengkap serealia,makanan bayi kalengan maksimum penggunaan 500mg/kg
-kaldu,batasan maksimum penggunaan 1g/kg produk siap dikonsumsi,tunggal atau campuran dengan garam nya
-potongan kentang goreng beku,maksimum penggunaan 100mg/kg,tunggal atau campuran dengan sekuestran
-pekatan sari nanas,sayur kalengan,batasan penggunaan secukupnya
2.asam eritrobat serta garamnya
-daging olahan atau daging awetan,maksimum penggunaan 500mg/kg tunggal atau campuran dengan asam askorbat dan garamnya
-ikan beku,maksimum penggunaan 400mg/kg
-saus apel kalengan,maksimum penggunaan 150mg/kg tunggal atau campuran dengan asam askorbat
3.askorbil palmitat
-lemak dan minyak pangan,maksimum penggunaan 500mg/kg tunggal atau campuran dengan askorbil stearat
-margarin,maksimum penggunaan 200mg/kg tunggal atau campuran dengan askorbil stearat
-minyak kacang,minyak kelapa,dan minyak lainya,maksimal 200mg/kg tunggal atau campuran dengan askorbil stearat
-PASI,batas maksimum penggunaan 10mg/L,produk siap dikonsumsi
-makanan bayi kalengan, pangan pelengkap serealia maksimal 200mg/kg
4.askorbil stearat
-lemak dan minyak pangan,maksimal 500mg/kg tunggal atau campuran dengan askorbil palmitat
-margarin,maksimal 200mg/kg tunggal atau campuran dengan askorbil palmitat
-minyak kacang,minyak kelapa dan minyak lainnya maksimal 200mg/kg tunggal atau campuran dengan askorbil palmitat
5.Butil Hidroksianisol (BHA)
-lemak dan minyak pangan,minyak kacang,minyak kelapa,dan minyak lainya ,maksimal 200mg/kg tunggal atau campuran dengan BHT,butil hidrokinon tersier,atau senyawa galat,tetapi galat tidak lebih dari 100mg/kg
-margarin,maksimal 100mg/kg tunggal atau campuran dengan BHT
-minyak mentega dan lemak susu anhidrat(tidak untuk dikonsumsi langsung) atau untuk susu dan hasil oleh susu,rekonstitusi maksimum penggunaan 200mg/kg tunggal atau campuran dengan BHT dan senyawa galat tidak lebih dari 100mg/kg
-ikan beku,maksimal penggunaan 1g/kg
-mentega,maksimum penggunaan 200mg/kg
-Pangan lainnya kecuali daging,ikan dan unggas maksimal penggunaan 200mg/kg.kandungan lemak atau minyak tunggal atau campuran dengan BHT atau propil galat
6.butil hidrokinon tersier
Lemak atau minyak pangan,maksimal 200mg/kg tunggal atau campuran dengan BHA,BHT dan senyawa galat,tetapi senyawa galat,tidak boleh lebih dari 100mg/kg
7.Butil Hidrokstoluen (BHT)
-lemak dan minyak pangan,minyak kacang,minyak kelapa,minyak lainya,maksimal 200mg/kg tunggal atau campuran dengan BHA,butil hidrokinon tersier atau senyawa galat,tetapi galat tidak lebih dari 100mg/kg
-margarin,maksimal 200mg/kg tunggal atau campuran dengan senyawa galat
-minyak mentega dan lemak susu anhidrat(tidak untuk dikonsumsi langsung) dan susu hasil olah susu,rekonstitusi maksimum penggunaan 200mg/kg tunggal atau campuran dengan BHA dan senyawa galat,tetapi senyawa galat tidak lebih dari 100mg/kg
-ikan beku,batas maksimum penggunaan 1g/kg
-ikan asin,maksimum penggunaan 200mg/kg
-pangan lain kecuali daging,ikan dan unggas,maksimal penggunaan 200mg/kg tunggal atau campuran dengan BHA dan propil galat

Contact Form

Name

Email *

Message *